Facebook

Setan Masuk Islam

Diposkan oleh Pasti Robbianto | 12.6.11 | | 3 komentar »



Celotehan teman masih terngiang di telinga,,,,,

Celotehan yang menjadi bahan diskusi yang cukup pelik, yang membawa kami menjadi berfikir lebih dalam lagi. Hari pun sudah menampakan kerinduannya kepada sinar bulan yang terang benderang dihiasi bintang gemintang di sisinya, dedaunan hijau perlahan menghitam ditinggalkan oleh sang raja siang mentari nan terang. Cahaya jingga menjadi santapan mata untuk yang sadar dan menolehnya, keindahan yang Tuhan berikan sangatlah tak terhingga.

Kenikmatan mata itupun enyah dalam sekejap berganti dengan remang mendekati gelap malam yang lumayan kelam, keluh kesah manusia menjadi nyanyian pengantar setiap harinya, keluh kesah yang akan menjadikan mereka sulit tertidur pulas, hanya ada harap dalam benak mereka semoga hari esok lebih baik dari hari sebelumnya.



Air keruh, gulungan tembakau menghangatkan suasana malam itu, malam yang menjadi saksi celotehan kami yang tanpa ikatan fikiran bebas mengulas sesuatu yang ringan tapi membuat kepala ini sedikit kepusingan, hisap demi hisapan rokok di tangan, kulihat temanku menikmatinya sambil sesekali meneguk air kopi yang ibu buatkan untuk menjamu itu, seperti tak ada beban temanku yang satu lagi bernyanyi lantang dengan gitar butut bersuara sumbang tanpa menghiraukan desiran angin yang semakin menusuk tulang….

“Andai ku jadi raja, mau apa tinggal bilang tunjuk sana tunjuk sini dengan sedikit kata. Nikmatnya jadi raja nananananana…nannana….”

Lagu band asal bandung itu yang selalu dinyanyikan setiap ada gitar dalam genggamannya,,,entah mengapa. Mungkin dia terobsesi jadi raja, ataukah hanya lagu itu yang dia bisa?? Akupun yang sudah lama menjadi teman dekatnya tidak tahu sejarah mengapa dia menyukai lagu tersebut.

Malam semakin malam,,,,aku dan teman yang lain masih bertukar pendapat tentang sesuatu yang menjadi bahan pembicaraan mulai dari awal kami bertemu, kopi pun hampir habis namun pembicaraan kami belum juga menemui titik terang sebagian ada yang sudah menguap, mungkin karena jenuh ataupun membahas hal yang sangat sepele.
Akhirnya semua sahabat setuju untuk mengakhiri pembicaraan tersebut karena semuanya telah mengantuk, akan tetapi aku masih berfikir dan bertanya- Tanya dalam benak ini…

Apa jadinya jika setan masuk Islam???

3 komentar

  1. dede supriyatna // 16 Juni 2011 10.02  

    seperti apa, jika dunia tanpa setan, mungkin tidak ada pahlwan. obraln bersama teman memang mengasikan apalagi terhidang kopi dan rokok.
    ulasanya menarik
    salam kenal

  2. asray // 15 November 2011 01.37  

    haha, saya jadi ketawa Gan dengan kalimat yang terakhir (bukan masud apa-apa) karena memang secara spontan aja... gak kebayang deh memang :

    "Apa Jadinya jika Setan Masuk Islam..??"
    itu kalimat banyak artinya

    Salam dan Wasalam
    Signature:
    butik busana muslimah

  3. Rotan Sintetis // 17 Mei 2016 20.33  

Poskan Komentar

Terima kasih kepada sobat yang telah coment di blog ini...